<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>YORDANSYAH.WEB.ID</title>
	<atom:link href="http://yordansyah.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yordansyah.web.id</link>
	<description>Yordansyah Djon Gomarathonda - Personal Blog&#039;s</description>
	<lastBuildDate>Fri, 02 Mar 2012 17:49:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Masjid Orang Merdeka</title>
		<link>http://yordansyah.web.id/masjid-orang-merdeka/</link>
		<comments>http://yordansyah.web.id/masjid-orang-merdeka/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Mar 2012 17:49:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Journal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yordansyah.web.id/?p=569</guid>
		<description><![CDATA[Tak terlalu berlebihan kiranya. Ketika Abdul Wahid Hasjim, Mentri Agama pertama republik, mengusulkan perlunya sebuah Masjid Negara. Dihadapan Anwar Tjokroaminoto, Agus Salim, Taufiqurrohman dan tokoh-tokoh Sarekat Islam. Pada sebuah rapat digedung Deca Park, Koningsplein, didekat Istana Gambir Jakarta. Nyaris satu tahun, setelah Belanda mengakui kedaulatan Indonesia, dalam soevereiniteitsoverdracht yang ditanda tangani Ratu Juliana Louise Marie Wilhelmina dan Perdana Mentri Dr. W Dress di Amsterdam pada 27 Desember 1949. Karena orang merdeka tak memiliki tuan<a href="http://yordansyah.web.id/masjid-orang-merdeka/">&#160;&#160;[ Read More ]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone  wp-image-671" title="istiqlal-01" src="http://yordansyah.web.id/wp-content/uploads/2012/03/istiqlal-01.jpg" alt="" width="512" height="384" /></p>
<p>Tak terlalu berlebihan kiranya. Ketika <em>Abdul Wahid Hasjim</em>, Mentri Agama pertama republik, mengusulkan perlunya sebuah Masjid Negara. Dihadapan <em>Anwar Tjokroaminoto</em>, <em>Agus Salim</em>, <em>Taufiqurrohman</em> dan tokoh-tokoh <em>Sarekat Islam</em>. Pada sebuah rapat digedung <em>Deca Park</em>, <em>Koningsplein</em>, didekat <em>Istana Gambir</em> Jakarta. Nyaris satu tahun, setelah Belanda mengakui kedaulatan <em>Indonesia</em>, dalam <em>soevereiniteitsoverdracht</em> yang ditanda tangani Ratu <em>Juliana Louise Marie Wilhelmina</em> dan Perdana Mentri <em>Dr. W Dress </em>di <em>Amsterdam</em> pada <em>27 Desember 1949</em>. Karena orang merdeka tak memiliki tuan dan orang merdeka hanya memiliki Tuhan. Masjid sebagaimana namanya - <em>Masjadun, </em>tempat bersujud &#8211; adalah wujud yang paling pantas mewakili kebebasan itu. Dan lagi ia jauh berarti dan berguna dibanding barisan tugu peringatan.</p>
<p>Demikian pula <em>Soekarno, </em>sang Presiden pertama. Saat mendengar usulan itu pada sebuah laporan resmi tahun 1953. Sebagai insinyur bangunan yang begitu berminat membangun wajah <em>Indonesia</em> paska-kolonial. Ia begitu bersemangat. Hingga bertindak sesuatu yang tak lazim, Presiden mengajukan diri sebagai Kepala Teknik. Meski disibukan dengan program politik luar negerinya dalam melawan kolonialisme dan imperialisme global dalam ide gerakan <em>Konferensi Asia Afrika</em>. <em>Soekarno</em> tetap memimpin penjurian <em>Sayembara Disain Masjid Negara</em> yang digelar pada <em>22 Maret</em> - <em>30 Mei 1955</em>. Bersama ahli beton <em>Roeseno</em>, Professor <em>Suwardi</em>, ahli sipil <em>Djoeanda Kartawidjaja</em>, ahli konstruksi <em>R. Ukar Bratakusumah</em>, arsitek <em>Rd. Soeratmoko</em>, agamawan <em>Abdul Malik Karim Amrullah</em>, agamawan <em>Abu Bakar Atjeh</em> dan agamawan <em>Oemar Husein Amin. </em>Ia memutuskan arsitek <em>Frederick Silaban</em> sebagai pemenang sayembara pada <em>05 Juli 1955</em>.</p>
<p><img class="alignnone  wp-image-674" title="istiqlal-02" src="http://yordansyah.web.id/wp-content/uploads/2012/03/istiqlal-02.jpg" alt="" width="512" height="384" /></p>
<p><em>Soekarno</em> juga yang memilih lokasi pendirian Masjid di <em>Wilhelmina Park </em>saat itu. Setidaknya dengan tiga alasan sosio-politis yang cukup logis. Pertama, sebagai wujud kemerdekaan. Masjid didirikan diatas reruntuhan benteng <em>Prins Frederick Hendrik. </em>Benteng pertahanan bawah tanah karya Gubernur Jendral Hindia Belanda <em>Johannes Graaf van den Bosch. </em>Nama benteng diambil dari nama pangeran belanda yang meletakan batu pertama ketika itu, bernama <em>Willem Frederik Hendrik van Oranje-Nassau</em>. Kedua, sebagai wujud kerukunan dalam keragaman. Masjid didirikan berhadapan dengan <em>De Kerk van Onze Lieve Vrouwe ten Hemelopneming &#8211; Katedral Santa Maria Pelindun</em>g yang dibangun Hindia Belanda pada tahun 1901. Ketiga, sebagai wujud kekayaan sejarah dan budaya. Masjid didirikan mengikuti konsep Islam Jawa Kuno karya <em>Wali Songo</em> tentang tata pusat kota<em>. </em>Dimana Masjid berada tak jauh dari Istana dan Alun-alun.</p>
<p>Namun resiko sebagai aset negara, apalagi melibatkan Presiden langsung sebagai Kepala Teknik. Rencana pembangunan Masjid banyak terhadang keadaan negara yang pelik. Perlu waktu lima tahun untuk menentukan lokasi pembangunan. Dan satu tahun dari pembersihan <em>Wilhemina Park</em>, <em>Soekarno</em> baru dapat memancangkan tiang pertama Masjid pada <em>24 Agustus 1961, </em>serta memberi namanya Istiqlal. Istiqlal adalah dalam bahasa Arab yang berarti merdeka, sesuai ide awal Masjid orang Merdeka yang diusulkan pada tahun 1950. Sayang pembangunan Masjid kemudian harus berjalan ditempat, karena Indonesia terus dihantam guncangan politik dan ekonomi yang berat.</p>
<p>Hanya berbanding beberapa bulan dari pemacangan, <em>Soekarno</em> telah menyerukan operasi militer <em>Pembebasan Irian Barat</em> (trikora) dari klaim <em>Belanda</em>. Belum lagi satu tahun kemudian Indonesia berambisi menjadi tuan rumah <em>Asian Games</em> keempat. Lalu dua tahun kemudian <em>Soekarno</em> kembali menyerukan <em>Ganyang Malaysia</em> (dwikora) melawan negara-negara persemakmuran <em>Inggris </em>di Malaka. Kemudian empat tahun kemudian <em>Soekarno</em> mencetuskan ide <em>Conference of The New Emerging Forces</em> (conefo) sebagai blok kekuatan baru pengimbang timur (moscow) dan barat (washington) di Jakarta. Dan puncaknya, pemberontakan komunis pada <em>Oktober 1965</em>, <em>side-effect</em> perang dingin dunia serta operasi intelejen menanggapi ide <em>conefo</em> yang disampaikan <em>Soekarno</em>. Masjid terpaksa menghentikan kegiatan pembangunan sama sekali. Aksi kekerasan, pembunuhan dan penangkapan menghiasi wajah keseharian Indonesia terutama di Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Bali. Hingga <em>Soekarno</em> digulingkan pada <em>20 Februari 1967</em>.</p>
<p><img class="alignnone  wp-image-676" title="istiqlal-03" src="http://yordansyah.web.id/wp-content/uploads/2012/03/istiqlal-03.jpg" alt="" width="512" height="384" /></p>
<p>Tentu kejatuhan <em>Soekarno</em> bukanlah akhir dari segalanya. Masjid Negara bukanlah program politik rezim <em>Soekarno</em>. Ia merupakan program kenegaraan dan kebangsaan yang merdeka. <em>Muhammad Dahlan</em>, Mentri Agama dalam kabinet pembangunan pertama Presiden kedua <em>Soeharto</em>. Mempelopori kesadaran agar pembangunan Masjid Negara yang diprakarsai pendahulunya dapat dilanjutkan. <em>Idham Chalid </em>dari <em>Nahdlatul Ulama</em> selanjutnya ditunjuk sebagai koordinator pembangunan. Tak lama berselang, pada <em>31 Agustus 1967</em>, bangunan induk masjid telah dapat digunakan untuk aktivitas sholat berjama&#8217;ah secara terbatas. Dan sebelas tahun dari tergulingnya <em>Soekarno</em>, tepatnya tanggal 22 Februari 1978, Masjid Negara bernama merdeka itu akhirnya diresmikan.</p>
<p>(bersambung)</p>
<p><img class="alignnone  wp-image-300" title="qrcode" src="http://yordansyah.web.id/wp-content/uploads/2012/02/qrcode.png" alt="" width="120" height="120" /></p>
<p><strong>BLOGNOTES</strong><br />
Update: <strong>03 Maret 2012</strong><br />
Illustration: <strong>Archnet Islamic Architecture Community</strong><br />
© Suha Ozkan, © Hasan-Uddin Khan, © Gunawan Tjahjono, © Frederick Silaban, © Wikipedia</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yordansyah.web.id/masjid-orang-merdeka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kryptonite Lembah Kuningan</title>
		<link>http://yordansyah.web.id/kryptonite-lembah-kuningan/</link>
		<comments>http://yordansyah.web.id/kryptonite-lembah-kuningan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Feb 2012 05:24:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Journal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yordansyah.web.id/?p=463</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Tak ada manusia yang sempurna. Bahkan dialam komik sekalipun. Superman. Sebagaimana namanya. Manusia berkelebihan luar biasa, tak luput dari kelemahan. Kryptonite. Materi sejenis diamond berwarna kehijauan yang berasal dari planet tempat ia dilahirkan. Bukan hanya memiliki kemampuan yang dapat membuatnya lemah, bahkan merubahnya menjadi manusia yang sama sekali biasa..&#8221; Menara Karya Office Tower merupakan mahakarya dari firma arsitek internasional Arquitectonica yang berbasis di Miami Amerika Serikat. Firma yang dipimpin suami istri<a href="http://yordansyah.web.id/kryptonite-lembah-kuningan/">&#160;&#160;[ Read More ]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p><em>&#8220;Tak ada manusia yang sempurna. Bahkan dialam komik sekalipun. Superman. Sebagaimana namanya. Manusia berkelebihan luar biasa, tak luput dari kelemahan. Kryptonite. Materi sejenis diamond berwarna kehijauan yang berasal dari planet tempat ia dilahirkan. Bukan hanya memiliki kemampuan yang dapat membuatnya lemah, bahkan merubahnya menjadi manusia yang sama sekali biasa..&#8221;</em></p></blockquote>
<p><img class="alignnone  wp-image-533" title="kryptonite-01" src="http://yordansyah.web.id/wp-content/uploads/2012/02/kryptonite-01.jpg" alt="" width="512" height="384" /></p>
<p><strong>Menara Karya Office Tower</strong> merupakan mahakarya dari firma arsitek internasional <em>Arquitectonica</em> yang berbasis di <em>Miami Amerika Serikat</em>. Firma yang dipimpin suami istri arsitek, <em>Bernardo Fort-Brescia</em> dan <em>Laurinda Hope Spear</em> itu, memang identik dengan konsep arsitektur<em> futuristik-</em>nya. Konsep yang mereka gunakan pada <em>Menara Karya</em> adalah potongan <em>diamond</em> hijau yang menjulang kelangit. Sebuah karya monumental yang mulai didisain antara Juni 2004 hingga Januari 2005.</p>
<p><em>Arsitektur Futurisme</em> semenjak kelahirannya pada awal abad XX di Italia, senantiasa berkembang dan memberi kejutan-kejutan baru. Filsafat pemberontakan terhadap romantisme baku dalam seni bangunan memang mengakibatkan munculnya ide bentuk yang tak pernah diduga. <em>Diamond</em> (berlian/permata) yang kerap dimaknakan umum sebagai perhiasan untuk simbol kekuatan, kemurnian dan kemuliaan telah memberi inspirasi. Ia menjadi bagian dari konsepsi bentuk bangunan, fasade bangunan, hingga tata interior dan landscape.</p>
<p>Menara Karya mencoba mewakili lompatan ide disain ini. Keasimetrisannya. Fasade dipenuhi garis vertikal alumunium. Balutan kaca kehijauan dari atas hingga bawah. Aksen dekonstruksi kantilever dilantai tertentu. Membuatnya menjadi figur yang kontras diantara barisan gedung perkantoran lain disekitarnya. Saya sendiri telah satu setengah tahun bekerja pada sebuah perusahaan dimenara <em>diamond</em> hijau itu. Dan saya mengidentifikasinya dengan definisi yang lebih detail serta pribadi, yaitu sebagai sebuah <em>Kryptonite</em>.</p>
<p><img class="alignnone  wp-image-540" title="kryptonite-02" src="http://yordansyah.web.id/wp-content/uploads/2012/02/kryptonite-02.jpg" alt="" width="512" height="384" /></p>
<p><img class="alignnone  wp-image-541" title="kryptonite-03" src="http://yordansyah.web.id/wp-content/uploads/2012/02/kryptonite-03.jpg" alt="" width="512" height="384" /></p>
<p><em>Kryptonite</em> raksasa itu berdiri diatas lahan seluas 6.109 meter persegi. Dengan luasan 35.119.25 meter persegi. Berketinggian 26 lantai serta dilengkapi 4 buah basement. Tak heran bila ketinggiannya hingga mencapai 126,5 meter. Ia mulai dibangun pada Mei 2005 hingga Desember 2006. Dan sudah mulai beroperasi sebagaimana gedung perkantoran lain di Jakarta Raya semenjak 16 Maret 2007. Saya menjadi penghuninya secara resmi semenjak 1 September 2010. Dan hingga saat ini, saya kerap kali bersyukur, karena hampir setiap hari saya berdiam disebuah mahakarya arsitektur monumental berkelas dunia.</p>
<p>Lalu adakah hubungan antara <em>Kryptonite </em>dan <em>Menara Karya</em>?. Dalam dunia komik, <em>Kryptonite</em> memang lebih dikenal sebagai media yang dapat melemahkan kekuatan para <em>superhero. </em>Perhatikan penggunaan simbol<em> <em>diamond</em> </em>didada mereka<em>. </em>Namun jarang yang membahas, bahwa sesungguhnya <em>Kryptonite</em> memiliki efek terbalik kepada manusia bumi biasa. <em>Kryptonite</em> dalam pengolahan tertentu dapat merubah manusia biasa menjadi berkekuatan super seperti layaknya <em>Superman</em>. <em>Menara Karya</em> bagi saya, didirikan bukan untuk para <em>superhero</em>. Namun ia didirikan sebagai <em>Kryptonite. </em>Dengan maksud mengubah manusia-manusia biasa untuk menjadi manusia-manusia super yang baru.</p>
<p><img class="alignnone  wp-image-542" title="kryptonite-04" src="http://yordansyah.web.id/wp-content/uploads/2012/02/kryptonite-04.jpg" alt="" width="512" height="384" /></p>
<p><img class="alignnone  wp-image-545" title="kryptonite-05" src="http://yordansyah.web.id/wp-content/uploads/2012/02/kryptonite-05.jpg" alt="" width="512" height="384" /></p>
<blockquote><p><em>&#8220;Mungkin. Superman tak kan berminat terbang rendah diatas jalan Hajjah Rangkayo Rasuna Said &#8211; Kuningan Jakarta. Karena disana terdapat pecahan raksasa dari planet Krypton yang menghunjam lembah Kuningan beberapa tahun lalu. Ia akan pergi, menjauh, sejauh mungkin. Bukan hanya untuk menyelamatkan diri. Namun karena ia percaya Kryptonite itu akan melahirkan manusia-manusia baru seperti dirinya untuk membela dan menyelamatkan bumi..&#8221;</em></p></blockquote>
<p><img class="alignnone  wp-image-300" title="qrcode" src="http://yordansyah.web.id/wp-content/uploads/2012/02/qrcode.png" alt="" width="122" height="122" /></p>
<p><strong>BLOGNOTES</strong><br />
Update: <strong>03 Maret 2012</strong><br />
Illustration: <strong>Arquitectonica</strong><br />
© Ray Sugiharto, © Doddy Korompis, © PT Karyadeka</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yordansyah.web.id/kryptonite-lembah-kuningan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pernikahan Besi</title>
		<link>http://yordansyah.web.id/pernikahan-besi/</link>
		<comments>http://yordansyah.web.id/pernikahan-besi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Feb 2012 02:25:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Journal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yordansyah.web.id/?p=264</guid>
		<description><![CDATA[Tak ada lagi rantai melati diranjang kami. Hiasan dinding warna emas dan merah saga. Guling bantal berlapis tapis para tetua. Pernah, namun tak lagi ia. Telah menjelma wujud yang lebih sempurna. Satu perempuan, satu lelaki. Dua buah cinta kami. Tunas dari kenangan yang senantiasa membuat kami tersenyum. Cinta dua belas musim dimaknakan sebagai besi. Senyawa sejati bunda bumi. Kuatlah ia. Perkasalah ia. Namun tak berarti kami lalu tak waspada. Bahkan udara<a href="http://yordansyah.web.id/pernikahan-besi/">&#160;&#160;[ Read More ]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone  wp-image-289" title="pernikahan-besi" src="http://yordansyah.web.id/wp-content/uploads/2012/02/pernikahan-besi.jpg" alt="" width="512" height="384" /></p>
<p>Tak ada lagi rantai melati diranjang kami. Hiasan dinding warna emas dan merah saga. Guling bantal berlapis tapis para tetua. Pernah, namun tak lagi ia. Telah menjelma wujud yang lebih sempurna. Satu perempuan, satu lelaki. Dua buah cinta kami. Tunas dari kenangan yang senantiasa membuat kami tersenyum.</p>
<p>Cinta dua belas musim dimaknakan sebagai besi. Senyawa sejati bunda bumi. Kuatlah ia. Perkasalah ia. Namun tak berarti kami lalu tak waspada. Bahkan udara dan air pun dapat meracuninya. Hingga tak berharga. Anugerah kekuatan dan keperkasaan wajib kami pelihara. Hingga menjelma baja terbaik dan digdaya.</p>
<p>Tak ada lagi riuh sorak tetamu. Para tetua bersila bertukar pantun. Tetabuh dan penari melempar kembang.  Pernah, namun tak lagi ia. Hanya kami. Berempat. Berpelukan dibalik selimut. Diatas ranjang kasih sayang sadawarsa. Dan perlahan kami saksikan, mentari pada pedar cahaya-nya yang pertama.</p>
<p><strong>WEDDING ANNIVERSARY<br />
Yordansyah DG &amp; Leni Meriyanti</strong><br />
19 Februari 2006 &#8211; 19 Februari 2012</p>
<p><img class="alignnone  wp-image-300" title="qrcode" src="http://yordansyah.web.id/wp-content/uploads/2012/02/qrcode.png" alt="" width="120" height="120" /></p>
<p><strong>BLOGNOTES</strong><br />
Update: <strong>19 Februari 2012</strong><br />
Illustration: <strong>Yordansyah.Com</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yordansyah.web.id/pernikahan-besi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>YORDANSYAH.COM</title>
		<link>http://yordansyah.web.id/yordansyah-com/</link>
		<comments>http://yordansyah.web.id/yordansyah-com/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Feb 2012 17:16:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Journal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yordansyah.web.id/?p=424</guid>
		<description><![CDATA[KRONOLOGI YORDANSYAH.COM Minggu, 13 Nopember 2011 Karena selalu syndrome keterbatasan space di hosting provider lokal, mencoba mengumpulkan informasi tentang hosting provider asing terbaik. Beberapa nama berhasil dikumpulkan terutama rekomendasi dari situs Lifehacker. Nama-nama tersebut kemudian dicrosscheck kepada kawan-kawan blogger yang menggunakan hosting asing. Daftar hosting provider mengkerucut hingga tiga nama. Sabtu, 17 Desember 2011 Menghubungi kawan baik dan senior blogger Rane Hafied - http://suarane.org - via Twitter, meminta rekomendasi hosting provider asing yang ia gunakan.<a href="http://yordansyah.web.id/yordansyah-com/">&#160;&#160;[ Read More ]</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignnone  wp-image-425" title="Launching-YordansyahCom" src="http://yordansyah.web.id/wp-content/uploads/2012/02/Launching-YordansyahCom.jpg" alt="" width="512" height="384" /></p>
<p><strong>KRONOLOGI YORDANSYAH.COM</strong></p>
<p><strong>Minggu, 13 Nopember 2011<br />
</strong>Karena selalu syndrome keterbatasan space di hosting provider lokal, mencoba mengumpulkan informasi tentang hosting provider asing terbaik. Beberapa nama berhasil dikumpulkan terutama rekomendasi dari situs Lifehacker. Nama-nama tersebut kemudian dicrosscheck kepada kawan-kawan blogger yang menggunakan hosting asing. Daftar hosting provider mengkerucut hingga tiga nama.</p>
<p><strong>Sabtu, 17 Desember 2011</strong><br />
Menghubungi kawan baik dan senior blogger <strong>Rane Hafied</strong> - <a href="http://suarane.org" target="_blank">http://suarane.org</a> - via Twitter, meminta rekomendasi hosting provider asing yang ia gunakan. Rekomendasi Rane Hafied adalah pamungkas. Dari situ sudah mendapat kesimpulan satu nama hosting provider asing yang sangat disarankan oleh banyak kawan blogger lain yaitu Dreamhost.</p>
<p><strong>Minggu, 08 Januari 2012</strong><br />
Mendaftarkan diri di Dreamhost Webhosting untuk paket <strong>Dreamhost Share Webhosting</strong> selama satu tahun dengan transaksi online via kartu kredit BCA Mastercard. Dan mendapat ujicoba gratis selama dua minggu, sampai dengan tanggal 21 Januari 2012.</p>
<p><strong>Sabtu, 21 Januari 2012</strong><br />
Merasa cukup puas dengan seluruh fasilitas Dreamhost Webhosting. Dan mulai membangun jaringan situs pribadi, antara lain:<br />
<strong><a href="http://www.yordansyah.com/" target="_blank">YORDANSYAH.COM</a></strong> &#8211; untuk Personal Site<br />
<strong><a href="http://yordansyah.web.id" target="_blank">YORDANSYAH.WEB.ID</a></strong> &#8211; untuk Personal Blog<br />
<strong><a href="http://yordan.web.id/" target="_blank">YORDAN.WEB.ID</a></strong> &#8211; untuk Personal Microblog<br />
dilengkapi <strong><a href="http://yordansyah.wordpress.com/" target="_blank">YORDANSYAH.WORDPRESS.COM</a></strong> sebagai Arsip Blog Lama<br />
dan ditambah beberapa blog lain yang dibangun sebagai bagian dari jaringan</p>
<p><strong>Minggu, 19 Februari 2012</strong><br />
Pengumuman alamat situs pribadi baru di Facebook dan Twitter</p>
<p><img class="alignnone  wp-image-300" title="qrcode" src="http://yordansyah.web.id/wp-content/uploads/2012/02/qrcode.png" alt="" width="120" height="120" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yordansyah.web.id/yordansyah-com/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

